This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Januari 2018

Rencana Pengembangan Kuliner Nasional 2015-2019

Image result for kuliner nasional
Kuliner di dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia didefinisikan sebagai “Kegiatan persiapan, pengolahan, penyajian produkmakanan, dan minuman yang menjadikan unsurkreativitas, estetika, tradisi, dan/atau kearifan lokal; sebagai elemen terpenting dalam meningkatkan cita rasa dan nilai produk tersebut, untuk menarik daya beli dan memberikan pengalaman bagi konsumen”.
Buku Rencana Pengembangan Kuliner Nasional 2015 – 2019 disusun oleh Tim Studi Cetak Biru Ekonomi Kreatif Indonesia. Rencana Pengembangan Kuliner Nasional 2015-2019 terdiri atas terdiri atas lima bagian:
  1. BAB 1: Menjelaskan definisi, ruang lingkup, sejarah, dan perkembangan kuliner.
  2. BAB 2: Menjelaskan ekosistem kuliner secara mendalam, peta dan ruang lingkup industri kuliner, dan model bisnis kuliner.
  3. BAB 3: Menjelaskan kontribusi kuliner kepada perekonomian Indonesia melalui uraian data Produk Domestik Bruto, ketenagakerjaan, aktivitas perusahaan, ekspor/impor, dan konsumsi rumah tangga. Bagian ini juga menjelaskan kebijakan/regulasi, struktur pasar, analisis daya saing, identifikasi potensi, dan identifikasi permasalahan kuliner.
  4. BAB 4: Menjelaskan rencana pengembangan kuliner 2015-2019 berdasarkan kondisi saat ini dengan mengacu kepada arahan strategis pembangunan nasional dan pengembangan ekonomi kreatif 2015-2019.      
  5. BAB 5: Bagian ini bertujuan untuk memberikan kesimpulan serta saran dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia.
Target pembaca dari dokumen Rencana Pengembangan Kuliner Nasional 2015-2019 adalah quad-helix (pemerintah-bisnis-intelektual-komunitas), media, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum.


  • Bagi pemerintah, dokumen ini diharapkan dapat memberikan acuan dan panduan dalam mengembangkan program dan kegiatan terkait kuliner di Indonesia.
  • Bagi bisnis, dokumen ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai potensi dan peluang pengembangan kuliner di Indonesia sehingga semakin banyak bisnis yang berinvestasi dalam pengembangan kuliner.
  • Bagi intelektual, dokumen ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan referensi dalam melakukan penelitian terkait kuliner.
  • Bagi komunitas, dokumen ini diharapkan memberikan inspirasi untuk terus menghasilkan karya kreatif berkualitas.
  • Bagi media, dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi dan literasi media mengenai kuliner sehingga media dapat semakin terlibat dalam komunikasi kuliner kepada masyarakat.
  • Bagi pelajar dan mahasiswa, dokumen ini diharapkan dapat memberikan inspirasi untuk bekerja dan berkarya di bidang kuliner.
  • Bagi masyarakat umum, dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi dan literasi mengenai kuliner.

Lima Kuliner Ini Ditetapkan Sebagai Makanan Nasional

Image result for rendang
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata secara resmi telah menetapkan lima santapan khas Indonesia sebagai makanan nasional. Kelima kuliner tersebut yakni rendang, soto, nasi goreng, sate, dan gado-gado. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, penetapan makanan nasional Indonesia ini penting sebagai bagian dari branding pariwisata. Sebab, selama ini, meski memiliki kekayaan kuliner yang amat beragam, Indonesia tidak memiliki national food. Arief lalu membandingkan Indonesia dengan Malaysia dan Thailand yang telah berhasil membangun branding makanan nasional mereka. "Kalau saya tanya apa makanan nasional Malaysia, pasti jawabannya satu: nasi lemak. Kalau makanan nasional Indonesia apa? Jawabannya pasti macam-macam," tutur Arief, saat membuka Wondeful Indonesia Culinary Shopping Festival (WICSF) 2017 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (27/9). Karena itu, Kementerian Pariwisata akhirnya menetapkan lima kuliner tradisional sebagai makanan nasional Indonesia. Selain itu, sambung Arief, pihaknya juga telah menetapkan tiga daerah sebagai destinasi kuliner Indonesia, yakni Bali, Bandung, serta Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang). Ia menuturkan, sektor kuliner merupakan salah satu sektor penunjang pariwisata. Menurutnya, setiap wisatawan yang datang ke Indonesia rata-rata menghabiskan 30 persen dananya untuk kuliner dan belanja. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Vita Datau menambahkan, pihaknya telah memiliki sejumlah kriteria sebelum menetapkan destinasi kuliner Indonesia. Kriteria-kriteria tersebut antara lain ada komitmen kuat dari pemerintah daerahnya untuk mengembangkan potensi wisata kuliner, memenuhi aspek bisnis serta higienis dalam penyajiannya.